Berita Populer | Berita Terkini | Berita Politik | Berita Terbaru | Berita Dalam Negeri | Berita Luar Negeri

Gunung Merapi Muntahkan Lava Dan Status Waspada -

Gunung Merapi Muntahkan Lava Dan Status Waspada

Gunung Merapi enam kali meluncurkan guguran lava pijar pada Minggu (13/1/20190) malam lalu.

Balai Penyidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan gururan lava pijar itu menuju ke arah hulu kali Gendol.

Sebelumnya sudah mengeluarkan dua kali lava pijar selama 122 detik dengan jarak luncur hingga 1,7 Kilometer ke arah hulu kali Gendol.

Cuaca pada Selasa pagi dilaporkan terpantau cerah dan berawan, angin bertiup lemah ke arah timur laut dengan suhu udara sekitar 17.8 hinggan 21.7 derajat celcius. Kelembaban udara 52 sampai 84 persen dan tekanan udara 836.2 hingga 943.3 mmHg.

BPPTKG mencatat 15 kali gempa guguran dengan amplitudo 2 sampai 65 mm, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-5,5 mm, dan tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3 mm. Gunung Merapi tertutup asap putih terlihat dari wilayah Balerante, Kemalang, Klaten.

Gunung Merapi

Berdasarkan hasil pengamatan pada Selasa (15/1/2019) mulai pukul 00.00-06.00 WIB.

Teramati guguran lava pijar ke arah tenggara Gunung Merapi sebanyak dua kali dengan jarak luncur 300 hingga 500 meter.

Gunung Merapi Muntahkan Lava Dan Status Waspada

Dikutip dari akun resmi BPPTKG mengatakan Visual Gunung Merapi Berkabut, cuaca mendung dan gerimis.

Sampai saat ini suhu udara di gunung teraktif di indonesia itu tercatat 20.8 derajat celcius, kelembaban udara 87 persen RH, tekanan udara 916 HpA dengan kecepatan angin mencapai 5 KM per jam.

Saat ini kubuh lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah, rata-rata kurang dari 20.000 meter kubik per hari.

Gunung Merapi

Mengacu para aktivitas vulkanik, hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada.

Untuk sementara waktu tidak direkomendasikan melakukan kegiatan seperti pendakian keculai untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

BPPTKG menghimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas dalam redius 3 KM dari puncak Gunung Merapi.

Masyarakat yang tinggal di KRB III mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktifitas Gunung Merapi saat ini.