Berita Populer | Berita Terkini | Berita Politik | Berita Terbaru | Berita Dalam Negeri | Berita Luar Negeri

Berita Peristiwa Terkini-Cina Legalkan Tempat Penahanan Warga Uighur

Berita Peristiwa Terkini-Cina Legalkan Tempat Penahanan Warga Uighur

Berita Peristiwa Terkini-Cina Legalkan Tempat Penahanan Warga Uighur

Berita Peristiwa Terkini-Wilayah Xinjiang di barat Cina membantah bahwa pihaknya menahan warga Uighur di pusat pengungsian. Namun mereka mengaku mengirim para pelaku tindak kriminal ke pusat pelatihan.

Sebuah komite hak asasi manusia PBB baru-baru ini mengatakan pihaknya percaya China bisa jadi telah menahan lebih dari 1 juta warga Uighur di kamp-kamp rahasia. Namun klaim ini telah berulang kali ditolak oleh China.

Undang-undang anti-ekstremisme di kawasan itu telah berlaku sejak April tahun lalu, yang melarang laki-laki dan perempuan Muslim memelihara jenggot yang dianggap “tidak normal” atau mengenakan jilbab di depan umum.

Kecaman dunia internasional semakin meningkat setelah sejumlah laporan memuat penahanan massal dan pengawasan ketat terhadap etnis Uighur dan Muslim lainnya di China.

Amerika Serikat bahkan mempertimbangkan penjatuhan sanksi. Muslim Uighur bahkan telah dilarang memiliki janggut dan memakai kerudung.

Mantan tahanan mengatakan mereka dipaksa untuk keluar Islam dan menyatakan kesetiaan mereka kepada Partai Komunis. Ia juga menggambarkan fasilitas itu sebagai tempat indoktrinasi politik.

Ini adalah bentuk baru dari pendidikan ulang yang belum pernah terjadi sebelumnya dan benar-benar tidak memiliki dasar hukum, dan saya melihat mereka mencoba menciptakan dasar hukum untuk kebijakan ini.

Berita Peristiwa Terkini-Cina Legalkan Tempat Penahanan Warga Uighur

Cina mengatakan Xinjiang menghadapi ancaman serius dari militan dan separatis Islam. Kerusuhan antara warga Uighur dan warga mayoritas Han Cina.

Mayoritas telah menewaskan ratusan orang dalam beberapa tahun terakhir. Patroli keamanan Uighur berpatroli di Masjid Id Kah, Kashgar, daerah otonomi Xinjiang region.

Secara terpisah, Xinjiang meluncurkan kampanye melawan produk halal, untuk menghentikan Islam mempengaruhi kehidupan sekuler dan memicu “ekstremisme”.

Global Times melaporkan permintaan bahwa hal-hal yang terkait halal yang tidak bisa benar-benar halal.  telah memicu permusuhan agama, dan memungkinkan Islam untuk pengaruhi kehidupan sekuler.

Secara teori, warga China secara bebas mempraktekkan agama apa pun, tetapi mereka telah mengalami peningkatan pengawasan karena pemerintah berusaha membuat ibadah keagamaan berada di bawah kendali ketat negara.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *