Berita Populer | Berita Terkini | Berita Politik | Berita Terbaru | Berita Dalam Negeri | Berita Luar Negeri

Berita Terlengkap Politik-Apa Saja Strategi Jokowi dan Prabowo Untuk Pilpres 2019

Berita Terlengkap Politik-Apa Saja Strategi Jokowi dan Prabowo Untuk Pilpres 2019

Berita Terlengkap Politik-Apa Saja Strategi Jokowi dan Prabowo Untuk Pilpres 2019

Berita Terlengkap Politik -Pada Pilpres 2019 yang akan mendatang, kubu pertahanan Jokowi-Ma’aruf mau pun pesaingnya Prabowo-Sandiaga terus berusaha menunjukkan kelebihan dan pencapaian yang lainnya.

hal yang dianggap sebagian pihak akan terus dipakai Jokowi untuk memenangkan masa jabatan kedua di tahun 2019 nanti adalah keberhasilan ekonomi, seperti dalam bidang prasarana umum.

Salah satu Tim Relawan Nasional Jokowi, Mamamn Imanulhaq mengatakan bahwa pilpres itu adalah demokrasi yang harus dilaksanakan oleh kita dengan cara yang demokratis sehat dan gembira.

Kebijakan ekonomi Jokowi, terkait dengan infrastruktur dipandang sebagian pihak akan menyebabkan Indonesia lebih menjadi pasar barang impor saja.

Berdasarkan data yang ada, sebenarnya tidak dipungkiri terjadi perbaikan ekonomi selama empat tahun terakhir dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo, pungkas Kresnayana Yahya.

Pada pertumbuhan ekonomi selama empat tahun ini sudah mencapai 5%, keadaan ini tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam perkonomian. Investasi masih masuk, serta pengangguran relatif  kecil dibawah 10%.

Berita Terlengkap Politik-Apa Saja Strategi Jokowi dan Prabowo Untuk Pilpres 2019

Selain masalah ekonomi, ada hal lain diperkirakan juga kan mempengaruhi pilihan yang akan diambil 187 juta warga yang memiliki hak pilih seperti agama.

Maman Imanulhaq menyatakan, pemilihan Kiai Ma’aruf Amin bukan pemilihan simbol. Akan tetapi lenih tokoh agama itu di Indonesia sangat penting karena nila-nilai agama itu penting dalam kehidupan Indonesia.

Saat memilih Ma’aruf Amin Mui melakukan keputusan itu tidak berdasarkan personal tetapi keputusan bersama yang didalamnya mungkin ada kelompok ekstrem radikal. Sedangkan pihak Prabowo dipandang dekat dengan kelompok ulama tertentu.

Diantara Suku agama, ras dan golongan memang merupakan komoditas politik yang kadang ampuh. Tetapi berpotensi untuk memecah belah masyarakat, kata Prof Dr I Gede Pantja Astawa seorang ahli hukum.

Dari kelompok Prabowo berusaha menjangkau kelompok milenial dan para “emak-emak” juga engan menggunakan cara yang sama, selain kampanye dari pintu ke pintu.

Akan tetapi apakah strategi memang akan efektif dalam memenangkan pemilihan presiden tahun 2019?. Dari masing masing pihak akan menggunakan medsos yang isinya akan disesuikan dengan kepentingan masing-masing tempat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *