Berita Populer | Berita Terkini | Berita Politik | Berita Terbaru | Berita Dalam Negeri | Berita Luar Negeri

Berita Nasional Terkini-Ratna Serumpaet : Tuding Jokowi Blokir Bantuan Papua

Berita Nasional Terkini-Ratna Serumpaet : Tuding Jokowi Blokir Bantuan Papua

Berita Nasional Terkini-Ratna Serumpaet : Tuding Jokowi Blokir Bantuan Papua

Berita Nasional Terkini– Seorang aktivis Ratna Sarumpaet menuding Presiden Joko Widodo (Jokowi) memblokir dana nasabah yang akan digunakan untuk bantuan ke Papua sebesar Rp 23 triliun.

Kasus ini bermula dari salah satu nasabah, Ruben PS Marey yang mendatangi Ratna Sarumpaet Crisis Center (RSCC). Ruben melaporkan bahwa pemerintah diduga melakukan pemblokiran sepihak.

Ratna menyebut langkah pemblokiran yang dilakukan pemerintah tersebut melanggar Undang-Undang. Selain itu kasus ini juga dinilai melanggar hak pribadi.

Sementara itu ruben menjelaskan, kasus ini sudah berjalan selama tiga tahun. Ia menyebut tidak ada kerjsama yang baik dari pemerintah sebagai tempat dia menyimpan dana tersebut untuk menyelesaikan persoalan ini.

Namun Kantor Star Presiden menilai Ratna tidak bijaksana dalam menerima dan menyerap infomasi. Eko Sulistyo selaku Deputi IV KSP mengatakan” Saya kira apa yang disampaikan oleh Ratna Sarumpaet tidak benar”.

Eko menyatakan transaksi keuangan, palagi yang bersumber dari donatur, sangat mudah di cek. Apalagi dana yang disebut Ratna berjumlah besar , hingga Rp 23 triliun.

Berita Nasional Terkini-Ratna Serumpaet : Tuding Jokowi Blokir Bantuan Papua

Apalagi saat Ratna mengatakan nasabah yang merasa uangnya diblokir itu telah meminta bantuan kepada Bank Dunia untuk melakukan pengecekan, Dikatakan Eko, Bank Dunia sangat ketat dalam memberikan bantuan.

Ia menjelaskan jika Bank Dunia sangatlah ketat sekali dalam memberikan atu bantuan. Dan selama ini setahu saya Bank Dunia tidak pernah memberikan bantuan, apalagi dengan jumlah besar ini kepada perorangan.

Bank Dunia memberika lebih kepada pemerintah. Ada LSm, tapi itu pun harus mengusulkan proposal dan program yang ketat, seperti pengentasan kemiskinan tegasnya.

Oleh sebab itu, Eko menilai data yang didapat Ratna masih sumir. sebaiknya data itu diteliti dengan benar sebelum Ratna menuding ada keterlibatan pemerintah dalam hilangnya dana di akun bank seorang.

“Menurut saya, ini data yang masih sumir tapi kemudian dibuat oleh Ratna Sarumpaet untuk menyerang pemerintah,”ujar Eko.

Sebelum itu Ratna menuding pemerintah memblokir dana sejumlah nasabah. Dana tersebut rencanyanya akan digunakan untuk bantuan swadaya pembangunan di Papua.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *