Berita Populer | Berita Terkini | Berita Politik | Berita Terbaru | Berita Dalam Negeri | Berita Luar Negeri

Berita Politik Jabar -Ridwan Kamil Melakukan Akselerasi Pembangunan

Berita Politik Jabar -Ridwan Kamil Melakukan Akselerasi Pembangunan

Berita Politik Jabar -Ridwan Kamil Melakukan Akselerasi Pembangunan

Berita Politik Jabar– Gubernur Jabar Ridwan Kamil berencana melakukan akselerasi pembangunan di Jawa Barat dengan menggunakan sistem Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Kali pertama Ridwan menjajakinya dengan PT Adhi Karya.

“Agenda hari ini adalah mengakselerasi pembangunan infrastruktur dengan format KPBU,” ujar pria yang akrab disapa Emil itu usai pertemuan dengan Adhi Karya di Gedung Dekranasda Jabar, Jalan Ir H Djuanda (Dago), Kota Bandung, Kamis (13/9/2018).

Emil menjelaskan ada dua tipe investasi yang akan dijajaki. Pertama adalah investasi langsung yang bersentuhan dengan pelayanan masyarakat seperti penyediaan air minum.

Menurut Emil, karena keterbatasan maka dana akan dikerjasamakan dengan Adhi Karya dan PDAM milik Jabar atau kabupaten/kota. Selanjutnya investasi akan dibayar oleh pelanggan.

Berita Politik Jabar -Ridwan Kamil Melakukan Akselerasi Pembangunan

“Nanti itu (investasi) berlaku untuk transportasi, air minum. Tetapi karena keterbatasan APBD kita tidak bisa investasi di awal,” katanya.

Tipe kedua, kata Emil, adalah membangun dengan dana pihak lain yang nantinya akan dicicil oleh pemerintah. Contohnya, Adhi Karya akan diminta membangun banyak rumah sakit di Jabar yang nantinya akan dicicil pembayarannya dalam jangka waktu 5-10 tahun.

“Jadi kan rumah sakit jadi duluan, siap pakai. Atau membangun sekolah-sekolah sehingga sekolah di Jabar bisa naik kelas dengan kualitas luar biasa, selanjutnya kita cicil,” ucapnya.

Mantan dosen arsitektur ITB ini menilai pola seperti itu dianggap lebih efektif dibanding pemerintah membangun sendiri satu per satu yang belum tentu bisa selesai dengan cepat.

“Termasuk yang kita bahas jalan mulus 100 persen karena itu janji politik. Kalau pakai APBD butuh berapa lama kita menyelesaikan sampai ke desa-desa. Dengan KPBU ini bisa hitungan dua tahun beres,” tutur Emil.

Pria berkacamata ini memberikan waktu sekitar dua minggu untuk Adhi Karya merespons apa keinginannya. Ia sudah meminta pada Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Jabar Eddy Nasution untuk merumuskan konsep kerja sama KPBU yang paling cepat.

“Kita kalah cepat dengan dunia maju, mereka KPBU semua. Kita rieut (pusing) dengan aturan, enggak jadi-jadi. Anggaran APBD lagi, APBD lagi, lila (lama). Itulah greget saya pembangunan di Indonesia,” ujar Emil

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *