Berita Populer | Berita Terkini | Berita Politik | Berita Terbaru | Berita Dalam Negeri | Berita Luar Negeri

Berita Terkini HAM- Siapa Dalang Pembunuhan Munir, Masih Misteri

Berita Terkini HAM- Siapa Dalang Pembunuhan Munir, Masih Misteri

Berita Terkini HAM- Siapa Dalang Pembunuhan Munir, Masih Misteri

Berita Terkini HAM

Berita Terkini HAM – Siapakah dalang pembunuhan Munir, masih menjadi sebuah misteri sampai sekarang. Setelah kebebasan murni untuk Pollycarpus Budihari Priyanto.

Sampai sekarang peristiwa itu masih keras bergema. Munir telah menjadi simbol perjuangan untuk mengungkap kebenaran dan menegakkan keadilan, akan tetapi untuk keadilan dirinya sendiri sampai sekarang belum dapat terpecahkan mengenai peristiwa di Pesawat Garuda Ga-974 kursi 40 G.

Bagi para pejuang, dari Munir pula Sumarsih, orang tua almarhum Br Norma irawan yang menjadi korban tragedi Semanggi II, November 1998. Dapat memahami sebaris kalimat penyair Cile, pablo Neruda, “Action is the mother of hope”. Kematian Munir yang tidak wajar menjadi seperti bara dalam diri Sumarsih untuk terus berjuang.

Peristiwa tewasnya Munir itu tetap hidup tak hanya di benak para pejuang hak asasi manusia, namun juga di benak banyak warga kebanyakan. Seperti yang dikemukakan Prof Dr Toety Herati N Roosseno, Munir hadir dengan hidup dalam diri orang-orag yang percaya bahwa kebenaran bisa diungkapkan dan keadilan bisa ditegakkan.

Berita Terkini HAM- Siapa Dalang Pembunuhan Munir, Masih Misteri

Kejadian itu bermula saat Pollycarpus sedang tidak bertugas, kebetulan berada dalam satu pesawat dengan Munir. Kursi yang kemudian diduduki Munir adalah kursi yang seharusnya untuk Pollycarpus, namun ia menawarkan pergantian tempat duduk dengan Munir. Saat itu pula yang menjadi alasan penangkapannya. Hingga dijatuhkan hukuman seumur hidup, akan tetapi hanya di jatuhkan hukuman 14 tahun penjara oleh Mahkamah Agung.

Setelah sampai menjalani hukuman 2 tahun, Pollycarpus diputus bebas setelah mengajukan kasasi pada tahun 2006. Total hukuman nya yang dijalankan adalah 10 tahun penjara.

Terkait pembebasan ini masih menimbulkan banyak pertanyaan siapa dalang atau Master dibalik pembunuhan Aktivis HAM asal Malang Jawa Timur itu. Meskipun di anggap Tokoh Pelaku Tunggal, tentu ada Motif kepentingan yana lebih besar di balik kematian Munir.

Selama masa pembebasan bersayarat itu, Pollycarpus selalu menaati kewajibannya untuk melapor keberadaan dirinya kepada petugas Bapas Kelas 1 bBandung, Budiana. Ia menambahkan bahwa pollycarpus juga mendapatkan remisi atau pengurangan hukuman selama di penjara.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *