Berita Populer | Berita Terkini | Berita Politik | Berita Terbaru | Berita Dalam Negeri | Berita Luar Negeri

Berita Populer - Layanan Kesehatan Yang Terbatas Dan Terhambat

Berita Populer – Layanan Kesehatan Yang Terbatas Dan Terhambat

Berita Populer – Layanan Kesehatan Yang Terbatas Dan Terhambat

Berita Populer – Tidak dapat di pungkiri hingga sekarang masih menangani pasien yang terluka parah dan melakukan di lapangan terbuka. Layanan kesehatan di wilayah Lombok Utara pun boleh dikatakan masih lumpuh sejak gempa berkekuatan 7 Skala Richter, pada Minggu (05/08). Penanganan kesehatan untuk masalah darurat pun akhirnya dilakukan dengan alat seadanya , juga tenaga medis yang terbatas. Akibatnya banyak rumah sakit yang tersebar luas di wilayah Nusa Tenggara Barat mengalami kerusakan berat.

Sementara itu, Agus Hendra Sanjaya mengatakan sebagian besar bangunan puskesmas rata dengan tanah, karena gempa pelayanan kesehatan korban gempa yang mengenai dampak paling terparah, dan dilakukan secara darurat. Tidak hanya itu sebagian besar rumah sakit hancur, sedangkan pelayanan kesehatan masih keterbatasan tenaga medis, obat-obatan yang seadanya,”kata Sutopo.

Lalu Sekretaris Umum palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Saptadi Akbar akan memprioritaskan pengiriman tenaga medis dan obat-obatan kepelosok wilayah yang terparah. Ia mengungkapkan, ada enak puskesmas yang rubuh serta mengakibatkan dua korban tewas. Keterbatasan layanan bukan berarti lumpuh total pada layanan kesehatan. Hanya saja kurangnya petugas medis, sehingga masih membutuhkan peerawat-perawat dari luar Lombok Utara.

Berita Populer – Layanan Kesehatan Yang Terbatas Dan Terhambat

Selain obat-obatan para pengusian masih membutuhkan tempat untuk berlindung yang aman dan nyaman, membutuhkan dapur umum untuk kebutuhan pangan yang mendesak,”tegas Saptadi. Hingga sampai sekarang kondisi nya belum semuanya korban tertangani, dikarenakan keterbatasan.

Sampai sejauh ini, ditelusuri Lombok Utara hanya memiliki satu tenaga medis, padahal kawasan disana terdapat puluhan korban luka, dan sebagian yang masih ditangani. Semenjak diguncang gempa pada Minggu malam itu , lebih dari 100 orang meninggal dunia, karena sebagian diakibatkan tertimpah reruntuhan , mengalami 236 orang terluka. Sampai lebih dari 80.000 warga kehilangan rumah, dan diungsikan.

Namun Sutopo menyatakan, jumlah korban kemungkinan besar terus bertambah seiring upaya yang pencarian masih dilakukan. Diperkirakan masih ada koban yang tertimbun reruntuhan. Lebih-lebih lagi masih banyak pengusi yang bellum terjangkau bantuan, khususnya daerah yang masih terisolir di Lombok Utara.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *